Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa KKN 164 menyelenggarakan kegiatan edukasi yang dipadukan dengan praktik pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar minyak jelantah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah secara berulang sekaligus memperkenalkan cara mengolah limbah tersebut menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Edukasi dan pelatihan diberikan kepada ibu kader Desa Alaspandan sebagai mitra dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Melalui peran ibu kader, diharapkan pengetahuan mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah serta pemanfaatannya menjadi sabun cuci piring dapat diteruskan kepada seluruh ibu rumah tangga di Desa Alaspandan. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.