Karena jarak yang terlalu dekat, Muhammad Nawawi tidak sempat mengerem dan langsung menghantam motor korban dari arah belakang sebelah kanan.

Benturan keras tersebut membuat Syarifudin terpental ke aspal dan mengalami cedera parah di bagian kepala hingga mengembuskan napas terakhir di tempat kejadian. Mulyadi yang dibonceng juga terpental dan mengalami luka berat, sedangkan Muhammad Nawawi hanya menderita luka ringan.

Setibanya di TKP, anggota Polsek Mendo Barat bersama warga sekitar langsung mengevakuasi ketiga korban ke Puskesmas Petaling.

Kapolres Bangka, AKBP Indra Feri Dalimunthe, melalui Kapolsek Mendo Barat, Iptu Wendy Oktasa, membenarkan adanya insiden kecelakaan maut tersebut. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati, menjaga kecepatan berkendara, dan memastikan situasi aman sebelum berbelok atau berpindah jalur. Penanganan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lebih lanjut saat ini sudah kami serahkan kepada Unit Laka Lantas Polres Bangka,” ujar Iptu Wendy, Kamis (6/8/2026).

Sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap warganya, Bhabinkamtibmas Petaling Banjar saat ini juga telah melaksanakan sambang duka ke rumah almarhum Syarifudin untuk menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga.