Ia menegaskan, pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah bersama yang dapat menjadi pedoman dalam menghadapi situasi ke depan, termasuk memperkuat koordinasi antara PT Timah dengan pemerintah daerah serta Forkopimda.

“Kami berharap hasil diskusi kita akan menjadi semangat dan langkah bersama yang dapat kita lakukan ke depannya,” katanya.

Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menyambut baik inisiatif PT Timah untuk membuka ruang komunikasi bersama pemerintah daerah dan Forkopimda. Menurutnya, kondisi yang kondusif perlu terus dijaga melalui komunikasi dan koordinasi seluruh pihak.

“Kondusivitas ini penting untuk kita jaga bersama. Pemerintah daerah tentu mengharapkan seluruh pihak dapat terus berkomunikasi sehingga persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan baik,” harap Khairil.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.

“Intinya kami meminta kondusivitas masyarakat dalam menjual hasil perolehan timah mereka,” ujar Khairil.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing perwakilan Forkopimda yang hadir turut menyampaikan pandangan dan masukannya. Masukan tersebut menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara PT Timah, Pemerintah Kabupaten Beltim, unsur TNI-Polri, dan DPRD. Seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan komunikasi serta penyelesaian persoalan secara bersama-sama.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Beltim bersama Forkopimda dan PT Timah berkomitmen untuk terus menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus membuka ruang komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan seluruh aktivitas masyarakat maupun perusahaan dapat berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Beltim.

Sumber: beltim.go.id