Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah juga berupaya menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk menjaga kekayaan bangsa agar manfaatnya dapat dinikmati seluruh masyarakat. Ia menegaskan dalam menentukan kebijakan terkait pertambangan timah khususnya, berpedoman atas dasar rakyat Indonesia.

Menanggapi Pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Unggul Garuda, Bupati Kamarudin Muten mengungkapkan bahwa pembangunan manusia harus ditopang dengan Pendidikan yang berkualitas dan akses pembelajaran yang merata.

“Pada Pidato Kenegaraan Presiden tadi, disebut salah satu e di Belitung Timur telah dibangun SMA Unggul Garuda untuk generasi Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Jadi kite patut bangge, ade sekolah unggulan di daerah kite,” ungkap Kamarudin.

Terkait pertambangan timah yang juga disampaikan oleh Presiden pada Pidato Kenegaraan, Ia berpesan dengan bijaksana agar masyarakat Belitung Timur untuk selalu rukun dan kompak serta tidak mudah terpengaruh oleh orang lain maupun informasi yang belum jelas sumbernya.

“Selain tentang SMA Unggul Garuda, tadi Presiden juga mengingatkan tentang pertambangan timah, ini berarti ada perhatian lebih dari Presiden kepada daerah kita. Untuk itu, Saya minta masyarakat Belitung Timur untuk kompak dan jangan mudah terpengaruh dengan orang lain,” ungkap Kamarudin.

Melalui Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bergotong royong dalam mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap momentum mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI ini dapat memperkuat tekad dan semangat seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi kemerdekaan sesuai cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Sumber: beltim.go.id