Merdeka Bukan Sekadar Bendera: Menafsir Ulang 81 Tahun Indonesia
Oleh: Dedi Melyanhadi, S.Sos, M.M, C. LFS, C. HRA, C. LA.ALC — Alumni Magister Manajemen FE UBB
Memasuki bulan Agustus setiap tahunnya tepatnya menjelang tanggal 17 Agustus setiap daerah di Republik Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Perayaan ini digelar untuk mengenang perjuangan para leluhur yang telah mengorbankan harta, darah, hingga nyawa demi melepaskan diri dari penjajahan Belanda dan Jepang. Semua itu dilakukan demi satu tujuan: merdeka, terbebas dari penjajahan, pengekangan, dan penindasan di negeri sendiri.
Tanggal 17 Agustus merupakan hari bersejarah bagi seluruh warga negara Indonesia yang telah ditetapkan oleh negara sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Hari ini dirayakan setiap tahun melalui pelaksanaan upacara pengibaran Sang Merah Putih di seluruh pelosok tanah air. Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan juga digelar untuk memeriahkan suasana sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air, persatuan, keadilan, dan kemanusiaan. Harapannya, seluruh lapisan masyarakat dapat merasa bangga dan berbagi kebahagiaan mulai dari tingkat RT, desa/kelurahan, kabupaten/kota, provinsi, hingga ibu kota. Di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan pendidikan, semua melebur menjadi satu; pemerintah daerah hingga pemerintah pusat ikut serta memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Namun, tahun ini semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun lalu, begitu memasuki awal bulan Agustus, setiap lorong gang dan kompleks perumahan sudah ramai dipasang bendera Merah Putih. Gapura dari tingkat RT hingga desa pun dihiasi berbagai ornamen kemerdekaan yang mencerminkan antusiasme serta besarnya rasa cinta masyarakat terhadap tanah air.
Kini, peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia telah memasuki usia ke-81 tahun sebuah usia yang matang sejak Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 oleh Sang Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Peristiwa bersejarah itu disambut meriah oleh seluruh rakyat dan diakui oleh negara-negara lain bahwa Indonesia telah merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang, sebagaimana bunyi teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia:
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-’05
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno/Hatta

