Oleh: Hendrawan, S.T., M.M. — Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bangka Selatan

Pengantar

Kurikulum berbasis pelestarian budaya lokal merupakan kebutuhan strategis yang perlu dipertimbangkan keberadaannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengatasi krisis regenerasi kebudayaan sekaligus membentuk kompetensi murid secara holistik. Revitalisasi kurikulum merupakan salah satu strategi peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi utuh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Revitalisasi bukan dimaknai sebagai penyusunan kurikulum baru yang menggantikan Kurikulum Nasional, melainkan sebagai upaya penguatan substansi pembelajaran melalui integrasi kebijakan nasional dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi lokal di Kabupaten Bangka Selatan. Berkenaan urgensitas pelestarian budaya lokal sebagaimana diatas, maka revitalisasi kurikulum merupakan sarana yang tepat untuk mengakomodir kebutuhan tersebut.

Ancaman Kepunahan Warisan Kultural dan Peran Pendidikan