Anggaran Rp467 Juta Terancam Mubazir, Gedung Baru SMPN 6 Simpang Teritip Dibangun di Tengah Hutan
Anggaran Rp467 Juta Terancam Mubazir, Gedung Baru SMPN 6 Simpang Teritip Dibangun di Tengah Hutan
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Gedung ruang kelas baru SMP Negeri 6 Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, hingga kini belum dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, Rabu (26/8/2026).
Proyek senilai Rp467.758.000 dari APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut diduga sengaja dibangun di lokasi terpencil hanya demi menyerap kelebihan anggaran agar tidak menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pembangunan dua lokal kelas ini dikerjakan oleh CV Lajaya Putra di bawah naungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat.
Kontrak kerja dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender tersebut ditandatangani pada 17 Oktober 2025 lalu. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi geografis proyek yang dinilai janggal.
Bangunan dua ruang kelas tersebut berdiri di kawasan hutan yang terletak di antara Jalan Raya Kundi Desa Bukit Terak dan Dusun Sukal, Desa Belolaut. Jarak dari lokasi gedung baru ini mencapai sekitar 2,5 kilometer dari kompleks utama SMPN 6 Simpang Teritip yang berada di Desa Bukit Terak.

