Merawat Jejak Sejarah: UBB Gandeng Masyarakat Rumuskan Penataan Kota Tua Mentok

Penulis: Arsha R. Meraldha, dkk.

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dosen dan mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) mendorong keterlibatan masyarakat dalam penataan Kota Tua Mentok sebagai kawasan heritage. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tingkat Jurusan (PMTJ), masyarakat akan diajak mengenali potensi dan persoalan kawasan, sekaligus terlibat dalam merumuskan arahan penataan yang sesuai dengan karakter kawasan.

Kota Tua Mentok bukan sekadar kumpulan bangunan lama yang menyimpan jejak masa lalu. Perkembangan pertambangan timah dan perdagangan turut membentuk kawasan ini, sementara keberadaan komunitas Eropa, Cina, dan Melayu memberi warna pada karakter ruang serta identitasnya.

Di balik nilai sejarah tersebut, Kota Tua Mentok juga merupakan ruang hidup bagi masyarakat. Kawasan ini tetap digunakan untuk bermukim, berdagang, bekerja, dan menjalankan berbagai aktivitas sosial sehari-hari. Karena itu, upaya menata dan melestarikannya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat yang terus berlangsung di dalamnya.

Di tengah perkembangan kawasan, Kota Tua Mentok menghadapi tantangan dalam mempertahankan karakter dan nilai sejarahnya. Sejumlah bangunan bersejarah mengalami penurunan kondisi, sementara bangunan baru bermunculan dengan karakter yang tidak selalu selaras dengan lingkungan sekitarnya. Perubahan fungsi bangunan menjadi kegiatan komersial turut memberi tekanan terhadap karakter kawasan dan nilai sejarah yang melekat di dalamnya.