Dapur SPPG Sekar Biru 2 Diskorsing Meski Diklaim Nihil Keracunan, Yayasan Siap Tempuh Jalur Hukum
Dapur SPPG Sekar Biru 2 Diskorsing Meski Diklaim Nihil Keracunan, Yayasan Siap Tempuh Jalur Hukum
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Kisruh internal melanda Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sekar Biru 2, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat. Pihak Yayasan Al Murobbiyyah Badak Belik selaku mitra pengelola secara blak-blakan membongkar buruknya kinerja Kepala SPPG setempat setelah dapur mereka dijatuhi sanksi skorsing (suspend) sementara secara sepihak.
Dalam konfirmasi terbaru pada Senin (31/8/2026) pagi, Chyndy membeberkan fakta terkait kinerja Kepala SPPG Sekar Biru 2 yang dinilainya tidak bertanggung jawab.
Menurut Chyndy, Kepala SPPG selaku pimpinan operasional justru hampir tidak pernah bersiap (standby) atau memantau langsung proses pengolahan makanan yang dilakukan oleh para relawan di dapur.
“Kerjanya cuma datang sebentar, melakukan Zoom meeting, lalu mencari-cari kesalahan dapur. Setelah itu dia pergi dan lebih banyak menghabiskan waktu kerja di kedai kopi. Pola ini sudah berlangsung lama, sejak awal dapur ini berjalan hingga sekarang,” ungkap Chyndy, Senin (31/8/2026) pagi.
Chyndy menyayangkan sikap Kepala SPPG yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas operasional unit tersebut, namun justru dinilai menjatuhkan dapurnya sendiri melalui laporan sepihak.
“Ini terbalik, dia malah menjelek-jelekkan dapur, membuat fitnah, dan menyusun laporan ke Badan Gizi Nasional (BGN) yang tidak sesuai data dan fakta di lapangan. Karena tidak ada korban, pelapor dan tidak ada komplain. Dan kepala SPPG tidak pernah menjelaskan kalau memang ada persoalan kepada mitra dapur atau perwakilan yayasan,” ujarnya.
“Kami menantang, tolong buktikan kalau memang dapur kami melakukan kesalahan prosedur dalam pengolahan bahan baku. Dan laporan yang dibuat oleh Kepala SPPG ada dalang yang mengendalikan dan menyuruh dia mencari kesalahan dapur. Nanti akan kita ungkap dalangnya kalau pihak BGN mau meminta keterangan. Karena Kepala SPPG susah dihubungi,” tegasnya lagi.

