Gali Potensi Tambang Lewat Pena: Sosialisasi MediaMIND dan PT Timah Hadir untuk Insan Pers Babel
Dalam sosialisasi tersebut, Division Head CSR PT TIMAH (Persero) Tbk Rahmat Taufik turut memaparkan perkembangan kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi operasional maupun finansial.
Ia menyampaikan bahwa kinerja PT TIMAH menunjukkan tren positif. Salah satunya tercermin dari capaian laba perusahaan pada semester I 2026 yang mencapai sekitar Rp2,71 triliun.
Selain kinerja operasional dan finansial, Rahmat juga menjelaskan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya hingga pengembangan masyarakat.
“Jadi kita tidak hanya menambang, tetapi juga memberikan manfaat sekitar. Dalam program CSR kita berusaha menjangkau penerima manfaat lebih luas sehingga berdampak bagi perekonomian yang ada di Bangka Belitung ,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi mendapat sambutan positif dari kalangan media di Bangka Belitung. Salah satu jurnalis Riki mengatakan dirinya mendapatkan banyak wawasan baru dari sosilisasi MediaMIND 2026.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena banyak ilmu pengetahuan dan hadiah hiburan yang didapat. Dan tentunya MediaMIND menjadi ajang limab yang menarik dan semoga berlanjut di tahun mendatang,” katanya.
Sama halnya dengan disampaikan Elza salah satu jurnalis mengatakan, dirinya tertarik untuk bisa mengikuti MediaMIND, setelah tahun sebelumnya dirinya juga mengirimkan karyanya untuk mengikuti MediaMIND.
“Sangat tertarik untuk ikut MediaMIND 2026, tahun lalu juga ikut. Kita berharap perlombaan seperti ini tidak hanya dilaksanakan 1 tahun sekali tapi lebih sering karena isu pertambangan khususnya timah memiliki banyak dampak bagi perekonomian masyarakat Bangka Belitung,” katanya.
Senada, salah satu mahasiswa zambiatun Hasanah dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) mengatakan dengan adanya sosialisasi ini menambah wawasan mereka tentang tata kelola pertambangan.
Zambiatun mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya sudut pandang baru terkait hilirisasi industri yang berdampak panjang bagi masa depan. Ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal keterbukaan informasi publik.
“Sebagai mahasiswa, kita harus berperan aktif melihat transparansi pengelolaan pertambangan dan ikut mengedukasi masyarakat luas melalui platform media sosial,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, PT TIMAH juga memberikann apresiasi kepada sejumlah jurnalis dan media di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai aktif, produktif, interaktif, serta memiliki jangkauan pemberitaan luas. (*)

