​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menjelaskan, ​”Operasi SAR ini berjalan dengan lancar dan terukur. Berkat prinsip Quick Action serta koordinasi yang solid antara Tim Rescuer Kansar Pangkalpinang dan pihak pengelola Bukit Kejora, korban yang mengalami gangguan kesehatan di puncak dapat dengan cepat ditangani dan dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Mikel Rachman Junika.

​​Menyikapi kejadian ini, ia juga memberikan imbauan penting bagi masyarakat luas, khususnya para pecinta alam dan aktivitas pendakian di wilayah Bangka Belitung.

​”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun komunitas pendaki untuk senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Pastikan kondisi fisik dan kesehatan betul-betul dalam keadaan prima sebelum mendaki. Jangan memaksakan diri jika merasa kurang fit, serta selalu bawa perlengkapan medis pribadi dan alat komunikasi yang memadai,” tegas Mikel.

“Jika menghadapi atau melihat kondisi darurat yang membahayakan jiwa manusia, segera hubungi BASARNAS melalui Call Center 115 atau kontak Kansar Pangkalpinang agar tindakan pertolongan dapat segera dilakukan,” pungkasnya.

​Setelah memastikan korban dalam kondisi aman di rumahnya, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 19.30 Wib. Dengan demikian, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.