Gelar Reses Masa Sidang III, Rustam Mataris Tampung Aspirasi Warga Air Itam
Menurutnya kondisi tersebut sangat dirasakan masyarakat yang berada di kawasan Kampung Pasir bagian bawah. Air dari wilayah yang lebih tinggi mengalir ke kawasan tersebut sehingga rumah-rumah warga kerap terdampak banjir.
“Pembangunan saluran drainase harus cepat karena di Kampung Pasir itu tidak ada saluran sama sekali. Limpahan air dari atas turun ke bawah semua, jadi memang perlu dibuat saluran,” terang Rustam.
Selain persoalan drainase, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait jalan utama yang merupakan ruas jalan provinsi. Namun keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan, mengingat kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini masih menghadapi defisit.
“Kemampuan PAD dan kondisi keuangan daerah akan menjadi pertimbangan dalam pembahasan anggaran tahun 2027. Jika PAD terbatas, tidak bisa juga dibangun karena kami selaku anggota dewan hanya mengusulkan saja apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.
Rustam berharap pemerintah daerah tetap memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat, khususnya persoalan banjir dan drainase yang dinilai sangat mendesak dan menjadi tanggung jawab DPRD dalam memperjuangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses.
“Semoga pemerintah lebih peduli dan serius menanggapi persoalan seperti ini agar bisa di realisasikan, karena jika sampai pemerintah tidak peduli, kami selaku wakil rakyat juga malu dan tidak enak selalu menamping aspirasi tapi tidak ada realisasinya,” tutup Rustam.*

