Karya: Sukma Wijaya

Pangkalpinang tanah bertuah,
Tempat sejarah menoreh kisah,
Dua enam sembilan bertambah,
Jangan lupakan akar dan arah.

Tujuh belas September bermula,
Seribu tujuh lima tujuh tercatat nyata,
Pangkal tumbuh menjadi kota,
Tempat berniaga, berlabuh semua.

Aku putra tanah tercinta,
Lahir dan tumbuh di kota kita,
Di sini tersimpan segala cerita,
Darah dan jiwa sepanjang masa.

Pinang bertuah tanah indah,
Timah mengukir lembar sejarah,
Budaya dijaga jangan punah,
Adat dijunjung penuh muruah.

Jangan meriah hanya pesta,
Usai seremoni sunyi kembali semula,
Kota bukan panggung sementara,
Pembangunan mesti bernyawa.