Tonggak Baru Pendidikan Belitung Timur: Institut Dargantara Resmi Dilaunching, Buka 4 Prodi S1

BELITUNG, TIMELINES.ID — Suasana semarak disambut dengan tarian selamat datang mewarnai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Darma Ganesha sekaligus launching Institut Dargantara (Darma Ganesha Nusantara) yang berlangsung di Auditorium Zahari MZ, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Politeknik Darma Ganesha Frasetyo Angga Saputra, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Fezzi Uktolseja, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim Sabarudin, Ketua KNPI Kabupaten Beltim Wahyu Setiawan, serta jajaran civitas akademika dan peserta PKKMB.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Beltim, Kamarudin Muten secara resmi membuka kegiatan dengan memukul gong. Sementara launching Institut Dargantara ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya langkah baru pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Beltim.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi di Pulau Belitung

Pembina Yayasan Darma Ganesha, Dr. Darmawangsa menjelaskan bahwa peluncuran Institut Dargantara merupakan bagian dari upaya yayasan untuk meningkatkan jenjang pendidikan yang dapat diakses masyarakat di Pulau Belitung.

Ia menyampaikan, Institut Dargantara saat ini telah memperoleh izin dan hadir dengan empat program studi pada jenjang sarjana (S1). Ke depan, pihak yayasan juga merencanakan pengembangan program studi hingga jenjang magister.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan launching Institut Dargantara atau Darma Ganesha Nusantara. Ini merupakan satu terobosan kami di Politeknik untuk menghadirkan perguruan tinggi dengan level yang lebih tinggi,” jelas Darmawangsa.

Menurutnya, kehadiran Institut Dargantara diharapkan dapat memberikan pilihan pendidikan tinggi yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat Belitung dan Belitung Timur.

“Kenapa kami perlu hadir di sini? Karena kami ingin memberikan eksistensi perguruan tinggi di wilayah Belitung Timur dan Belitung, supaya masyarakat mampu mengakses pendidikan tinggi dan tidak perlu harus keluar. Mereka tetap bisa kuliah di sini,” ungkapnya.

Darmawangsa menambahkan, pihaknya menargetkan pengembangan program studi baru, termasuk program magister, sehingga keberadaan Institut Dargantara dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Di samping itu, Dr. Isyak Meirobie yang juga merupakan calon Rektor pertama Institut Dargantara menyampaikan alasan kesediaannya untuk mengemban amanah sebagai rektor.

Ia mengatakan, keberadaan Institut Dargantara memiliki makna penting karena memberikan kesempatan bagi anak-anak Belitung untuk mendapatkan pendidikan tinggi di tanah kelahirannya sendiri.

“Saya bersedia menjadi Rektor pertama Institut Dargantara karena ini seperti mimpi anak Belitung yang terwujud. Saya dulu kuliah harus keluar dan orang tua dengan susah payah mengumpulkan uang, karena kalau tidak punya uang, bagaimana mungkin kita bisa kuliah ke luar pulau?” kata Isyak.