Bupati Riza Herdavid menjelaskan, penilaian terhadap kinerja PPPK Paruh Waktu nantinya harus dilakukan secara profesional oleh kepala perangkat daerah dan atasan langsung masing-masing.

Ia juga meminta para pegawai tidak takut menyampaikan apabila menemukan praktik yang tidak profesional dalam pelaksanaan tugas.

“Kalau kepala dinasnya tidak profesional, kasih tahu saya. Kalau ada atasan langsung yang bekerjanya tidak betul atau tidak profesional, laporkan kepada saya. Jangan karena paruh waktu takut kepada atasan langsung. Benar katakan benar, salah katakan salah,” tegasnya.

Bupati Riza Herdavid juga menekankan bahwa kedekatan personal dengan kepala daerah bukan menjadi jaminan bagi keberlangsungan pekerjaan seseorang.

“Teman-teman yang merasa dekat dengan saya, tolong bekerja dengan baik. Yang akan mempertahankan kinerja teman-teman bukan karena kedekatan dengan saya, tetapi karena memang teman-teman melaksanakan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Bupati Riza Herdavid juga menyinggung kondisi fiskal daerah dan besarnya kebutuhan pemerintah daerah dalam mempertahankan keberlangsungan tenaga yang telah lama mengabdi.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur.

Bupati Riza Herdavid menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus berupaya menentukan prioritas anggaran dengan mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat dan keberlangsungan pelayanan pemerintahan.

“Kalau gaji teman-teman nanti ditanggung pusat tanpa memotong beban APBD, insyaallah keluhan-keluhan terkait infrastruktur bisa kami bangun. Tidak ada kepala daerah yang mau infrastrukturnya rusak. Persoalannya adalah keterbatasan. Karena itu, inovasi harus dilakukan,” jelasnya.

Bupati Riza Herdavid menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya mempertahankan para pegawai yang telah lama mengabdi, sembari memperjuangkan agar kebijakan pemerintah pusat ke depan dapat memberikan ruang yang lebih baik bagi PPPK Paruh Waktu.

Bupati Riza Herdavid berharap pemberhentian terhadap 45 PPPK Paruh Waktu tersebut menjadi pelajaran bersama dan tidak terulang kembali.

Ia berharap seluruh PPPK Paruh Waktu yang saat ini mendapatkan perpanjangan kontrak dapat terus meningkatkan disiplin, tanggung jawab dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“45 orang ini terpaksa kami korbankan demi kebaikan 1.162 orang lainnya. Saya berharap yang lain bisa terus diperpanjang berikutnya dan tidak ada lagi angka 45 ini. Kalau bisa, tidak ada lagi yang saya berhentikan,” ujarnya.

Bupati Riza Herdavid kemudian mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk memaknai perpanjangan kontrak tersebut sebagai amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mewakili masyarakat Bangka Selatan, tolonglah bekerja dengan baik, layani masyarakat Bangka Selatan dengan baik. Alhasil, pekerjaan teman-teman yang dilakukan secara profesional insyaallah akan dibalas setimpal juga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutupnya.