Karena itu, operasi terpadu lintas instansi akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan Bangka Selatan Bersih Narkoba (Bersinar).

Sementara itu, Kepala BNN Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E, M.M, mengatakan, selain mengamankan terduga pengedar, petugas memeriksa sembilan orang yang sedang bermain judi di sebuah rumah biliar. Hasil pemeriksaan menunjukkan lima orang positif amphetamine dan methamphetamine.

“Hasil tes urine positif tersebut masih memerlukan tindak lanjut dan pemeriksaan sesuai prosedur untuk menentukan langkah penanganan terhadap masing-masing orang,” ungkap Hendra Amoer.

Lanjut Hendra Amoer, operasi ini merupakan bagian dari upaya pemulihan Kampung Sukadamai sebagai kawasan rawan narkoba. Penanganan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi, sosialisasi, dan program pemulihan yang melibatkan masyarakat.

“Sinergi BNNK Bangka Selatan, Polres Bangka Selatan, dan Satpol PP diharapkan mampu memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus menekan peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut,” tegas Hendra Amoer.

Melalui operasi terpadu dan keterlibatan masyarakat, Kampung Sukadamai diharapkan dapat menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

“5 dari 9 orang yang dilakukan tes urine positif narkoba ini menunjukan fakta bahwa kurang lebih 60% terdapat penyalahguna narkoba. Angka ini patutlah kita merasa prihatin untuk kita sikapi bersama-sama memerangi narkoba dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar, hal ini tentu membutuhkan kepedulian dan kesadaran bersama,” pungkas Hendra Amoer. buat judul menarik