Eva mengatakan, musibah tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian antarsesama, tanpa dibatasi oleh wilayah administratif.

“Ini musibah kemanusiaan. Kita ikut berbela sungkawa dan punya kewajiban untuk saling membantu. Batas wilayah itu hanya batas administrasi, bukan batas kemanusiaan. Artinya, kita semua merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di sana,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Sosial KNPI Bangka Tengah, Oki Kurniawan, mengatakan penggalangan donasi telah dimulai sejak sehari sebelumnya melalui gerakan kemanusiaan yang melibatkan para pemuda dan masyarakat.

Ia menjelaskan, empat kendaraan diberangkatkan untuk mengantarkan bantuan, terdiri atas tiga kendaraan dari Bangka Tengah dan satu kendaraan dari rekan-rekan di Munggu. Bantuan yang dihimpun meliputi pakaian layak pakai, makanan siap saji, sembako, serta uang tunai.

“Untuk sementara, ini yang bisa kami salurkan. Kami juga akan melihat perkembangan ke depan. Mudah-mudahan apa yang kami niatkan ini bisa membantu saudara-saudara kita untuk bangkit kembali,” ungkap Oki.

Lebih lanjut, Oki menyampaikan bahwa KNPI Bangka Tengah turut mengoordinasikan kemungkinan penyaluran bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga, termasuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak.