Atas temuan tersebut, SS langsung digelandang ke Kantor BNNK Bangka Selatan. Pria tersebut dijadwalkan menjalani proses asesmen medis dan hukum guna menentukan langkah penanganan selanjutnya, apakah perlu menjalani terapi medis atau program rehabilitasi.

Kepala BNNK Bangka Selatan menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan komitmen berkelanjutan antara pihak kepolisian dan BNN dalam memperketat pengawasan serta memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah Bangka Selatan.

Ia juga menambahkan, meskipun tes urine SS menunjukkan hasil positif, status tersebut belum membuktikan keterlibatannya dalam jaringan atau peredaran gelap narkotika. Seluruh tindakan hukum maupun tindakan medis lanjutan akan diputuskan sepenuhnya berdasarkan hasil keputusan tim asesmen.