Melalui Festival Bahasa Habang, keterlibatan komunitas budaya, serta berbagai kegiatan seni dan tradisi, diharapkan kebudayaan Bangka Selatan semakin dikenal dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Jadikan kebudayaan sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan, mengembangkan pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, dan memperkenalkan Bangka Selatan kepada dunia,” imbuhnya.

Di tengah perayaan Hari Jadi Kota Toboali ke-318, Bupati Riza Herdavid turut menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang melanda kawasan Serdang dan mengakibatkan sekitar 300 rumah hangus terbakar.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Sekda Hefi menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada masyarakat serta keluarga yang terdampak. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi musibah serta dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Sekda Hefi mengingatkan bahwa semangat Junjung Besaoh tidak hanya diwujudkan dalam perayaan dan kegiatan kebudayaan, tetapi juga melalui kepedulian, gotong royong, dan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

Menurutnya, masyarakat Bangka Selatan merupakan satu keluarga besar yang harus saling menguatkan, baik dalam suasana bahagia maupun ketika menghadapi musibah.

“Junjung Besaoh bukan hanya sebuah ungkapan atau identitas budaya, tetapi juga cerminan semangat kebersamaan, gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Selain itu, Sekda Hefi juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun, maupun sampah secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

Sekda Hefi mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi keselamatan dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Lebih jauh, Sekda Hefi berharap Festival Junjung Besaoh 2026 dapat menjadi ruang bagi seniman, budayawan, pelaku UMKM, dan komunitas untuk terus berkarya serta mengembangkan potensi daerah.

Dengan mengoptimalkan kekayaan budaya dan tradisi lokal, festival ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekda Hefi mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kota Toboali ke-318 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan kecintaan terhadap daerah, dan membangun masa depan Bangka Selatan yang lebih baik.

“Mari kita rajut sejarah dengan kebanggaan, rawat tradisi dengan ketulusan, dan jaga budaya dengan tindakan nyata. Semoga Toboali terus tumbuh menjadi kota yang maju, masyarakatnya semakin sejahtera, budayanya tetap lestari, lingkungannya terjaga, serta semangat gotong royong dan kemanusiaan selalu hidup di hati kita semua,” tutupnya sembari secara resmi membuka Festival Junjung Besaoh 2026.