BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Sejarawan sekaligus Budayawan Bangka Belitung, Dato Akhmad Elvian menyebutkan penetapan Hari Jadi Kota Toboali diambil dari kajian sejarah secara Sosio-Historis.

Kajian ini berdasarkan kondisi fakta-fakta sejarah, arkeologi yang paling tua.

Menurut Dato Elvian, panggilan akbrabnya, nenek moyang dulunya tidak meninggalkan prasasti, piagam, surat kelahiran.

“Sehingga momentum sosio-historis yang diambil,” ungkapnya usai Paripurna Hari Jadi Kota Toboali ke-315 di Gedung DPRD Basel, Rabu (25/10/2023).

Kata Toboali adalah nama teknologi penambangan timah pribumi Bangka.

“Jadi sebelum datang teknologi penambangan dari Cina yang disebut teknologi kulit, teknologi kolong kulit. Di Bangka khususnya di Bangka Selatan ada Namanya teknologi Tobo-Alih,” jelasnya.

Baca Juga  Masyarakat Desa Airgegas Sambut Antusias Program Aik Bakung Riza-Debby

Orang Bangka Selatan, kata Elvian mencari timah dengan menggali atau menebuk (tebok) lubang sedalam dan selebar enam kaki dan bertemu urat timah.