Geger, Benda Diduga Mortir Meledak di Tanjungpandan, Pengepul Rongsokan Kritis Terkena Serpihan
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan langsung dibawa oleh pihak keluarga ke RSUD Marsidi Judono untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan laporan awal, korban mengalami luka bakar sekitar 70 persen, putus pada tangan kiri, serta patah tulang pada kaki kanan. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan personel Satbrimob, khususnya Unit Jibom, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.
“Personel Unit Jibom saat ini masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman. Kami juga terus berkoordinasi dengan Satbrimob dan melakukan pendalaman melalui keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa satu orang laki-laki menjadi korban dalam peristiwa tersebut dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Polres Belitung terus memantau perkembangan penanganan kejadian serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi selama proses sterilisasi berlangsung.
Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendekati lokasi selama proses sterilisasi berlangsung. Apabila menemukan benda yang dicurigai sebagai mortir, amunisi, atau bahan peledak, jangan menyentuh, memindahkan, memukul, maupun membongkarnya. Segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang berwenang,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan benda mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan Polisi 110.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti ledakan dan jenis benda yang ditemukan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polres Belitung bersama personel Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan koordinasi dan pendalaman guna memastikan keamanan di lokasi kejadian.

