Geger, Benda Diduga Mortir Meledak di Tanjungpandan, Pengepul Rongsokan Kritis Terkena Serpihan
Geger, Benda Diduga Mortir Meledak di Tanjungpandan, Pengepul Rongsokan Kritis Terkena Serpihan
BELITUNG, TIMELINES.ID – Seorang warga mengalami kondisi kritis akibat ledakan yang diduga berasal dari benda menyerupai mortir di Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga Minggu malam, personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh Andi Irwandi melalui layanan Polisi 110 Polres Belitung. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta Polres Belitung, Ipda Subratahana, S.H., meneruskan informasi kepada personel piket agar segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M.
Setelah menerima informasi, Danyon B Pelopor, Kompol David Charlie, bersama personel Komposit Gegana Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. Personel memasang garis polisi (police line) dan mengamankan area guna mencegah masyarakat mendekati lokasi serta mendukung proses pemeriksaan dan sterilisasi.
Di lokasi kejadian, personel kepolisian melakukan pengecekan TKP, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Unit Jibom Batalyon B, untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan awal saksi bernama Exandi Tampubolon, sebelum ledakan terjadi, terdengar suara ketukan besi dari sekitar rumah korban. Tidak lama kemudian, saksi mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari kediaman korban.
Korban diketahui bernama Sapii, lahir di Cirebon pada 5 Januari 1997, dan berdomisili di Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Korban diketahui bekerja sebagai pengepul besi bekas dan barang rongsokan.
Berdasarkan informasi awal dari adik korban, sebelum kejadian, korban membawa barang rongsokan dari Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, korban diduga membeli benda yang menyerupai mortir. Informasi ini masih didalami oleh pihak kepolisian untuk memastikan asal-usul benda tersebut serta keterkaitannya dengan peristiwa ledakan.

