TIMELINES.ID – Lada putih Muntok asal Bangka Belitung mencatat transaksi perdana senilai €5.440, sekitar Rp110 juta, dengan pembeli dari Prancis dalam Trade Expo Indonesia 2026, seperti dilaporkan Bisnis.com pada 22 Oktober 2026.

Kabar itu mengingatkan warga Babel bahwa rempah dari pulau sendiri masih punya nilai di pasar dunia. Rempah yang sama, bersama jahe dan kayu manis, juga akrab di dapur keluarga dan sering berakhir sebagai ramuan ketika badan terasa pegal. Di titik itulah pembeli perlu teliti, karena tidak semua jamu di pasaran memenuhi aturan.

Lada Muntok Kembali Ditunggu Pembeli Eropa

Transaksi itu dicatat oleh merek Billiton Spice, menurut Bisnis.com. Nilainya kecil jika dibandingkan perdagangan rempah dunia, tetapi cukup bermakna karena Lada Putih Muntok sudah menyandang status indikasi geografis. Antara Babel pada Agustus 2024 melaporkan bahwa produk itu telah terdaftar di Komisi Eropa sebagai indikasi geografis pertama dari Bangka Belitung.

Dari sisi pengiriman, Balai Karantina Babel yang dikutip KR Sumsel pada 22 Oktober 2026 menyebut lada putih Babel diekspor ke lima negara. Ekspor September 2026 mencapai 171.007 kilogram, atau sekitar 171 ton, naik dari bulan sebelumnya. Angka itu memperlihatkan komoditas yang telah berabad-abad ditanam di sekitar Muntok masih bergerak di pasar global.

Jika ekspor September dibagi rata ke lima negara tujuan, tiap negara menerima sekitar 34 ton. Pembagian rata ini hanya hitungan kasar karena laporan tidak merinci volume per negara. Transaksi Rp110 juta di Prancis karenanya lebih tepat dibaca sebagai pembuka jalan, bukan penopang volume ekspor.

Dari Kebun Lada ke Dapur, Rempah Menjadi Ramuan

Rempah di Nusantara tidak berhenti sebagai barang dagangan. Di rumah, jahe diseduh dan kayu manis direbus, lalu resepnya diwariskan sebagai jamu. UNESCO menetapkan jamu sebagai warisan budaya takbenda pada 6 Desember 2023 dalam sidang ke-18 di Kasane, Botswana, seperti dilaporkan Tempo. Pengakuan itu menegaskan bahwa kebiasaan minum ramuan herbal adalah bagian dari budaya, bukan sekadar tren kesehatan.

Di pasar tradisional, jahe dan kayu manis dijual mentah. Pembeli bisa melihat bahannya langsung.