Lestarikan Warisan Budaya, 117 Pelajar Unjuk Gigi di Pekan Olahraga Tradisional Kabupaten Bangka
Secara rinci, cabor Hadang diikuti oleh 21 tim putra dan 18 tim putri. Cabor Ela melibatkan 13 tim putra dan 10 tim putri, sementara cabor Ketapel menjadi salah satu yang paling diminati dengan keikutsertaan 40 peserta putra dan 16 peserta putri.
“Portrad tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpeserta, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap budaya lokal. Kami berharap olahraga tradisional tetap dikenal, diminati, dan dilestarikan oleh generasi muda,” ujar Sandi.
Sementara itu, Sekcam Belinyu, Gusra, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya perhelatan ini. Menurutnya, Portrad menjadi momentum krusial untuk menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah gempuran era digital dan modernisasi.
“Portrad menjadi momentum untuk mempertemukan para pelajar dari berbagai kecamatan dalam semangat sportivitas dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berkembang di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari upaya kita merawat warisan budaya bangsa,” tegas Gusra.
Melalui ajang ini, diharapkan olahraga tradisional tidak sekadar menjadi kenangan masa lalu, melainkan tetap hidup dan membanggakan di tangan generasi penerus. (deddy marjaya)

