“Semoga Disnaker bisa menghadirkan pelatihan keahlian lain juga, supaya teman-teman lain bisa ikut menambah ilmu dan membuka usaha secara mandiri,” katanya.

Pemkab Beltim Pertama di Babel Gelar Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK

Beltim mencatat langkah awal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Beltim menjadi yang pertama menggelar Pelatihan Vokasi bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Alhamdulillah, kita yang pertama se-Provinsi Bangka Belitung, jadi kita yang pertama mengadakan kegiatan ini,” kata Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakerkop UKM, Khristy Arrywidhaswara usai pembukaan Pelatihan Bakery Dasar, Senin (26/10/26).

Menurut Khristy, Peserta tidak dipilih sembarangan. Pendaftaran diumumkan secara terbuka dan dikoordinasikan hingga ke desa-desa. Khristy memastikan hanya mereka yang benar-benar terdampak PHK yang difasilitasi. Untuk pelatihan bakery, terpilih 16 peserta.

Jumlah itu bukan kebetulan. Khristy menjelaskan, kuota 16 orang per kelas ditetapkan Kemnaker dan tidak bisa ditambah, meski anggaran daerah maupun balai pelatihan memungkinkan dua kelas.

“Itulah program pelatihan yang ditentukan Kemnaker, tidak bisa kita tambah jadi 30 atau 32 orang,” ujar Khristy

Aturan kuota itu terasa saat pendaftaran pelatihan pengelolaan administrasi perkantoran beberapa waktu lalu. Peminatnya membeludak, 125 pendaftar memperebutkan 16 kursi.

“Program ini harus disambut lagi. Tahun depan akan kami anggarkan” pungkasnya. (lawang beltim)