“Lokasi ini sepi tidak ada rumah jadi masyarakat seenaknya, tidak ada beban membuang sampah disini, padahal di setiap kelurahan itu sudah ada mobil sampah yang melayani masyarakat,” kata Amir Laode.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Fahrizal memgatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk mengerakkan kegiatan Jumat Asri. Dan hari ini kegiatan dilakukan di kawasan Teluk Bayur dipilih sebagai lokasi prioritas karena kondisi sampah liarnya sudah sangat parah.

“Kita ambil Teluk Bayur sebagai lokasi sampah liar yang sampahnya dominan material bangunan, ada puing kaca, plafon yang sudah sangat parah jadi sudah harus diperhatikan,” ujarnya.

Setelah kegiatan ini pihaknya akan menutup tutup jalan tersebut agar kedepan masyarakat yang sering memanfaatkan jalan ini untuk pergi memancing dan olahraga, tidak lagi terganggu dengan bau sampah yang tidak sedap.

“Sementara ini setelah dibersihkan, di PC kita akan tutup akses jalannya agar nanti bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat yang melintasi jalan ini untuk pergi mancing dan olahraga,” ujarnya.

Selanjutnya lokasi gotong royong Jumat Asri Pemkot Pangkalpinang akan tetap berkoordinasi dengan camat dan lurah-lurah untuk menentukan daerah mana yang harus dibersihkan dan menjadi prioritas.

“Kita akan koordinasi dengan pak camat dan lurah untuk bersama-sama berkoordinasi daerah mana yang harus kita bersihkan,” tutupnya.*