“Mendapat informasi kebakaran dari masyarakat, personel Polsek Payung langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), membantu evakuasi, serta bersama warga memadamkan kobaran api,” ujar Iptu GJ Budi Minggu malam.

Proses pemadaman dilakukan secara bergotong royong oleh kepolisian dan warga setempat dengan mengerahkan bantuan armada air darurat. Sebanyak delapan unit kendaraan pengangkut tangki (tedmon) air terdiri atas dua unit milik PT BAP, satu unit milik Pemdes Payung, dan lima unit milik warga diterjunkan untuk menjinakkan api.

“Berkat kesigapan warga dan personel di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.20 WIB. Rumah sebelah yang sempat menjilat kobaran api juga cepat diselamatkan sehingga hanya mengalami kerusakan ringan di beberapa bagian,” terang Kapolsek.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh isi bangunan utama tidak sempat diselamatkan karena api yang membesar cepat.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Camat Payung, Kades Payung, serta pihak Damkar Kabupaten Bangka Selatan untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Iptu GJ Budi.