Angka Stunting Bangka Tengah Naik 3,73 Persen, Pemkab Optimistis Turun di Semester II

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Rapat Penyusunan Laporan TPPS Semester II Tahun 2026 Kabupaten Bangka Tengah, di Syifa Homestay Coffee & Resto Arung Dalam.

Asisten Administrasi Umum, Ali Imron dalam sambutannya memberikan penegasan bahwa para camat, kepala desa, dan lurah merupakan ujung tombak dalam pengurangan stunting di Bangka Tengah.

Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan, upaya penurunan stunting tidak akan berjalan maksimal, karena merekalah yang paling dekat dan paling mengetahui kondisi riil keluarga dan anak-anak di wilayahnya.

“Camat, kades dan lurah adalah ujung tombak dalam pengurangan stunting di Bangka Tengah. Mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat, yang tahu kondisi keluarga, ibu hamil, dan balita di wilayahnya,” ujar Ali, Rabu (4/11/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menyatukan komitmen bersama bahwa stunting bukan hanya tugas satu dinas melainkan tugas semua lini, dan menyebut penurunan stunting merupakan prioritas nasional yang harus dijalankan secara kolaboratif oleh seluruh stakeholder, termasuk lintas sektor.

“Kita ingin menyatukan komitmen bahwa stunting adalah tugas semua lini. Ini prioritas nasional, tujuannya agar keluarga di Indonesia dan khususnya di Bangka Tengah menjadi keluarga yang sejahtera, dengan peran masing-masing stakeholder termasuk lintas sektor,” tegasnya.