Minus Rp77 Miliar: Klaim BPJS Kesehatan Babel Lebih Tinggi dari Penerimaan Iuran

PANGKALPINANG, TIMELINES.IDBPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang mengakui pemasukan iuran peserta dengan pengeluaran atau jumlah pembayaran jaminan kesehatan nasional (JKN) di Bangka Belitung tidak seimbang karena pembayaran klaim JKN lebih tinggi.

“Untuk tahun lalu saja kami mencatat pembayaran untuk layanan JKN di Babel sebesar Rp 771 miliar, lebih besar dari penerimaan iuran peserta yang hanya Rp694 miliar,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita usai menggelar public expose sebagai bentuk transparansi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Pangkalpinang, Kamis (2/7/2026).

Artinya ada selisih Rp77 miliar dari angka pengeluar melalui klaim BPJS dan penerimaan iuran peserta.

Baca Juga  Pemkot Komitmen Wujudkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Pangkalpinang

Aswalmi mengatakan berdasarkan data semester I 2026 yang ada juga menunjukkan belanja layanan kesehatan di Babel lebih besar dibanding penerimaan iuran peserta, sama seperti dengan kondisi di tingkat nasional.

“Untuk menutupi selisih itu kami masih menggunakan dana cadangan, namun jika berlanjut akan semakin menipis, jadi strategi utama adalah menyosialisasikan atau mengaktifkan kembali peserta yang nonaktif,” ujarnya.