Menyalakan Asa di Sepertiga Malam, Kisah Enno Nanny Kitchen Menembus Pasar Kuliner Mentok
Menyalakan Asa di Sepertiga Malam, Kisah Enno Nanny Kitchen Menembus Pasar Kuliner Mentok
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Jarum jam baru menunjukkan pukul 02.00 Wib. Saat sebagian besar warga Desa Belolaut, Kecamatan Mentok, masih terlelap dalam dinginnya malam, dapur rumah Riyo Hadi (45) justru sudah benderang.
Wangi mentega, susu, dan adonan kue yang dipanggang perlahan menyeruak, memecah kesunyian sepertiga malam.
Bersama sang istri, Shanti Kusuma Dewi (46) yang berprofesi sebagai ASN di Dinas Pariwisata Bangka Barat ini, Riyo setia menyalakan kompor gasnya demi memproduksi ratusan potong kue modern.
Rutinitas melelahkan ini mereka lakoni setiap hari. Di tengah himpitan lonjakan harga bahan pokok, pasutri ini memilih terus bergerak demi menopang ekonomi keluarga lewat bendera usaha kuliner, Enno Nanny Kitchen.

“Proses pembuatan kue itu memang dari jam dua dini hari sampai pagi. Siang hari tinggal menggoreng adonan yang perlu digoreng dan mengemasnya,” ujar Riyo saat berbincang dengan timelines.id, Minggu (5/7/2026).
Mengambil Celah Pasar Siang Hari
Strategi bisnis yang matang menjadi modal kuat Riyo terjun ke industri ini. Berbeda dengan mayoritas pedagang kue yang mengincar pasar pagi hari, Enno Nanny Kitchen justru mengambil celah yang jarang dilirik orang: berjualan dari siang hingga sore hari.
Lapak mereka berdiri setiap hari di Jalan Jenderal Sudirman, Kampung Jawa, Kecamatan Mentok, tepat di samping Martabak Damai.
“Jarang orang yang menjual kue pada siang hari. Kalau kami buka dari jam 14.00 hingga 18.00 Wib setiap harinya. Kue-kue ini kami pelajari sendiri secara otodidak,” tutur Riyo.

Pilihan produk mereka pun tergolong berani. Alih-alih membuat kue tradisional yang sudah menjamur di Mentok, Enno Nanny Kitchen fokus pada varian kue modern yang diolah dengan peralatan masa kini.
Daftar menunya terbilang mewah untuk ukuran lapak kaki lima. Ada soes vla vanila, soes vla coklat, gabin tape, bolen pisang, pie buah, soes buah, brownies lapis keju, hingga brown butter brownies.
Tak ketinggalan onde-onde kentang, mochi lava cake, lumpur surga, nona manis, kue muso, lapis surabaya, serta aneka risol seperti risol mayo, risol ayam pedas, rogut ayam, risol ayam jamur bolognese, dan karipap.
