Oleh: Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar K)

Kudengar tiap waktu,
suara didih terdengar merdu.
Guruh, gemuruh menguasai tubuh seluruh…
Apa itu?
Mengapa begitu?
Ada apa ini?
Siapa itu?

Jejalan pertanyaan mencambuki nalar,
himpitan perasaan ini…
menghantarku mati sebelum aku mati.

Ini bukan petir…
Ini bom Hiroshima, Nagasaki,
yang sengaja kau ledakkan di kepala dan hati!

Baca Juga  Bom Waktu Tingginya Pengangguran