Imbas Konflik Perbatasan Laut, Kades Teluk Limau dan Cupat Saling Buka Suara di DPRD
Imbas Konflik Perbatasan Laut, Kades Teluk Limau dan Cupat Saling Buka Suara di DPRD
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Kades Cupat, Gegha Khris Kharishma memberikan komentar atas persoalan yang terjadi di wilayah laut antara desa yang dia pimpin dengan Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.
Hal ini ia sampaikan usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Paripurna Bangka Barat, Senin (20/7/2026) siang. Gegha mengatakan, seperti yang telah dia sampaikan, baik di tingkat desa hingga persoalan tersebut dibawa ke RDP antara Cupat dan Teluk Limau adalah bersaudara.
“Kita ini bersaudara, cuma penjelasan tadi itu sebaik mungkin dan juga mengikuti aturan-aturan yang ada. Karena warga kita banyak, kalau hanya keputusan saya pribad, itu tidak menampung aspirasi masyarakat,” ujar Gegha.
Ia mengajak seluruh pihak dapat menyelesaikannya baik-baik, duduk bersama dan tidak saling merugikan pihak-pihak terkait. Ia mengaku selalu membuka diri untuk bermusyawarah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
“Tergantung pada ketentuan-ketentuan yang ada selama ini. Hasil dari sini tetap akan kita sampaikan ke masyarakat kita secepatnya. Baru nanti akan kita tindaklanjuti tergantung arahan dari OPD yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Kades Teluk Limau, Jemaun mengaku malu membawa persoalan ini hingga ke gedung wakil rakyat. Sebab, ia telah melakukan berbagai upaya sebelumya agar hal ini dapat diselesaikan secara baik-baik. Mulai dari mendatangi kantor Desa Cupat untuk bermusyawarah mufakat.

