Karya: Desi Kurnia

Kau pernah kususun serapi syair,
dengan benang harapan yang tak terputus,
menara tinggi menjulang ke angkasa,
menampung semua asa yang kusematkan.

Namun takdir berhembus selaut badai,
mengguncang fondasi yang kian rapuh,
seketika runtuh berderai jadi debu,
tinggal sisa bisik yang tak sempat terucap.