Belitung Timur Masuk Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Highlight Pembangunan SMA Unggul Garuda
Belitung Timur Masuk Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Highlight Pembangunan SMA Unggul Garuda
BELITUNG TIMUR, TIMELINES.ID — Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten dan Wakil Bupati, Khairil Anwar menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Beltim dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 RI, Jumat (14/08/2026) di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Beltim.
Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Agus Firmansyah juga turut dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah, Para Asisten dan Staf Ahli, Anggota DPRD, Para Kepala OPD dan Camat dilingkungan pemerintah Kabupaten Beltim, Kepala Desa, Organisasi Masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam Pidato Kenegaraan yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya berpegang pada empat pedoman utama dalam menjalankan roda pemerintahan, serta menjadi landasan dalam menunaikan janji dan sumpahnya sebagai Presiden RI.
“Pemerintah menjaga kekayaan bangsa Indonesia agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Dalam bekerja kami mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya serta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, anak-anak dan cucu-cucu kita,” tegas Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto juga memaparkan berbagai capaian pemerintah selama 21 bulan, atau tepatnya 663 hari masa kepemimpinannya. Salah satunya pemerintah memperluas jalur Pendidikan bagi siswa berprestasi sekaligus memperkuat akses menuju perguruan tinggi terbaik dunia.
“Untuk siswa dengan bakat dan kecerdasan istimewa, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan empat SMA Unggul Garuda Baru di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan dan Timor Tengah Selatan, serta Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi menjangkau 42 sekolah di 15 provinsi,” paparnya
Capaian ini menunjukan strategi pembangunan manusia yang diarahkan pada dua sisi sekaligus yakni untuk memperluas kesempatan Pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi di berbagai daerah dan meningkatkan daya saing institusi Pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.

