Oleh: Naya Qonita

Di atas tanah yang karam oleh air mata masa lalu
Kami berdiri menghirup udara tanpa belenggu
Bagi kami, merdeka bukanlah perayaan yang usai
Melainkan sunyi yang menuntut nurani kembali mengurai

Warisan pejuang menjelma menjadi detak di dada
Bukan untuk dilarung dalam arus zaman yang buta
Kini, musuh kami tak lagi datang membawa baja
Namun kebodohan dan runtuhnya moral yang menjajah jiwa