Merawat Keteladanan Rasul: Semarak Peringatan Maulid Nabi di UPTD SMPN 6 Sungailiat
Merawat Keteladanan Rasul: Semarak Peringatan Maulid Nabi di UPTD SMPN 6 Sungailiat
BANGKA, TIMELINES.ID – UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Membentuk Generasi yang Jujur, Disiplin, Bertanggung Jawab, dan Berkarakter” tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis, 28 Agustus 2026 dan Jumat, 29 Agustus 2026.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga dikemas dalam berbagai perlombaan yang melibatkan peserta didik. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, kemampuan berkomunikasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada hari pertama, Kamis (28/8/2026), kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba ceramah atau tausiyah, lomba kaligrafi, dan lomba azan. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sementara itu, pada hari kedua, Jumat (29/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan lomba telur idang dan ceramah agama. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid, lomba tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya serta tradisi masyarakat yang tetap relevan dengan kehidupan peserta didik.
Puncak kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Baihaqi. Dalam tausiyahnya, peserta didik diajak untuk mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW serta menjadikan akhlak dan perilaku Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat, Veronica, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah perlu diwujudkan dalam perilaku nyata siswa di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui karakter sederhana tetapi sangat penting, yaitu jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Anak-anak tidak hanya kita ajarkan untuk mengetahui nilai-nilai tersebut, tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam perilaku sehari-hari,” ujar Veronica.
Ia menambahkan, kegiatan Maulid Nabi menjadi salah satu bagian dari upaya sekolah membangun budaya positif yang mendukung pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa menjadi pribadi yang baik bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang akhlak, sikap, kepedulian, dan tanggung jawab. Semoga keteladanan Rasulullah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.

