Lestarikan Bahasa Daerah, SDN 10 Toboali Meriahkan Peringatan Maulid Nabi dengan Pantun dan Tradisi Ngarak Telok Serujo
Lestarikan Bahasa Daerah, SDN 10 Toboali Meriahkan Peringatan Maulid Nabi dengan Pantun dan Tradisi Ngarak Telok Serujo
Nyuroh bini meli herabi…
Berebut herabi cekau ciro…
Harini acara maulud nabi…
Herujo dihias pakai bendiro…
Suasana semarak dan penuh khidmat mewarnai halaman SDN 10 Toboali, Jumat (4/9/2026). Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus menggelar khataman Al-Qur’an, sekolah tersebut mengemas acara dengan sentuhan kearifan lokal melalui lantunan pantun berbahasa daerah dan tradisi Ngarak Telok Serujo.
Bait-bait pantun berbahasa daerah bergema lantang dibawakan oleh pembawa acara, Marwiyah, S.Pd., saat membuka jalannya kegiatan. Penggunaan bahasa daerah dalam bait pantun ini menjadi upaya SDN 10 Toboali untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mengenalkan bahasa daerah kepada para siswa di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 10 Toboali sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Suharyanto, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa sebanyak 22 siswa-siswi berpartisipasi dalam khataman Al-Qur’an kali ini. Mengusung tema “Melalui Tradisi Ngarak Telok Serujo dalam Membangun Karakter Peserta Didik yang Islami, Bertakwa, dan Beriman”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus kebudayaan.

