Ukir Sejarah di MTQ Nasional XXXI, 2 Tokoh Al-Quran Babel Dilantik Jadi Dewan Hakim
JAWA TENGAH, TIMELINES.ID —Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Ke-31 Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Sabtu (12/9/2026) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, bersama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar; Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi; Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti; serta sejumlah pejabat lainnya.
Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang menjadi momentum strategis untuk memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah antardaerah. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ diharapkan mampu menghadirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang berakhlak, moderat, dan harmonis.
Bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tahun ini tidak hanya berpartisipasi dalam mengirimkan peserta, tetapi juga mengirimkan dua orang tokohnya untuk menjadi Dewan Hakim pada ajang musabaqah terbesar di Indonesia tersebut.
Dua tokoh Al-Qur’an asal Babel tersebut adalah Dr. H. Iqrom Faldiansyah, S.Q., M.A. dan Khairul Anam, S.Th.I., M.Ag.
Keduanya dilantik langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., bersama tujuh Dewan Pengawas dan 155 Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
Iqrom Faldiansyah merupakan Pimpinan Rumah Tahfizh Al-Huda Pangkalpinang yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Bangka Belitung.
Sementara itu, Khairul Anam merupakan Pimpinan Lembaga Tahfizh Ahlul Qur’an Belitung. Perpaduan antara Pimpinan Lembaga Tahfizh dari Bangka dan Belitung ini memberikan sinyal bahwa pengembangan Al-Qur’an telah merata dan semakin berkembang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan sumber daya manusia bidang Al-Qur’an di kedua pulau besar di Bangka Belitung mampu bersaing dan berkiprah di tingkat nasional.

