Oleh: Indra Pirmana

Saudara-saudara…, Sssst!
Janji manis bergelimpangan,
menebar ke mana-mana.
Janji manis menembus sukma
menggoda, hanyut terbawa.
Kekuasaan, tanpa arah.
Merebak di seluruh penjuru,
kekuasaan menggenggam rakus
Cerita mencatat setiap luka!
Cerita mencatat setiap derita!
Cerita mencatat setiap data!
Cerita mencatat sebagai bukti aksara!
Ssst …., kami diam saja.
Kami adalah pelita, bagaikan obor dalam kegelapan
tetapi, tak berdaya seolah maju kena mundur kena.
Kami dipaksa menjadi sempurna.
Sssst ….,
Tinta emas yang selalu menemani kini menjadi terbagi.
Takut …, cemas …,menghantui.
Ssst!
Suara jadi malapetaka,
bungkam jalan terbaik.
karena kekuasaan yang mencekam, banyak penggerak gaib ketakutan.
Bahkan bekerja di balik layar dan
tidak pernah menuntut disaat muridnya sudah sukses.
Akan terus kami kobarkan agar tidak padam.
Walupun kekuasaan menerkam.