Bekali Calon Pengurus OSIS Jiwa Kepemimpinan, SMPN 6 Sungailiat Gelar LDKS

BANGKA, TIMELINES.ID — UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemilihan Ketua OSIS dan pengurus OSIS masa bakti 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) di UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat.

Digelarnya LDKS ini sebagai upaya membekali para calon pengurus OSIS dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter kepemimpinan sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan sekolah.

“LDKS diikuti oleh siswa-siswi yang terlibat dalam proses kepengurusan OSIS. Selain mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya kerja sama, komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian menyampaikan pendapat, serta kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana,” kata Veronica, Kepala UPTD SMP Negeri 6 Sungailiat.

Salah satu pemateri dalam kegiatan ini adalah Kidh Cassanova, seorang MC yang memiliki jam terbang sangat tinggi dan dikenal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ilmu dan pengalaman Kidh Cassanova, baik sebagai MC maupun protokol Pemkab Bangka, sangat bermanfaat bagi siswa-siswi calon pengurus OSIS SMP Negeri 6 Sungailiat.

Kidh Cassanova memberikan pengalaman dan wawasan praktis kepada para peserta, khususnya mengenai kemampuan berkomunikasi, membangun kepercayaan diri, etika berbicara di depan umum, serta menjadi pribadi yang mampu membawa diri dalam berbagai situasi.

Dalam penyampaiannya, materi kepemimpinan tidak hanya diarahkan pada kemampuan menjadi seorang pemimpin, tetapi juga bagaimana seorang siswa dapat menjadi teladan bagi teman-temannya. Peserta didorong untuk berani tampil, mampu berkomunikasi dengan baik, menghargai orang lain, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Veronica mengatakan LDKS merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa. LDKS bukan hanya tentang bagaimana siswa menjadi seorang ketua atau pengurus OSIS, melainkan lebih kepada bagaimana mereka belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, mampu bekerja sama, dan dapat menjadi teladan bagi teman-temannya.