Dampak Kekeringan Meluas, 1.673,14 Hektare Sawah di Bangka Selatan Belum Bisa Digarap

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Dampak musim kemarau di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, kian meluas. Fenomena kekeringan ini tidak hanya memicu gagal panen (puso) pada ratusan hektare tanaman padi, tetapi juga melumpuhkan pengolahan ribuan hektare lahan persawahan untuk musim tanam mendatang.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan, terdapat 1.673,14 hektare sawah yang terbengkalai belum bisa digarap akibat krisis air. Dari keseluruhan area terdampak tersebut, baru sekitar 150 hektare yang berhasil diolah menggunakan bantuan sistem pompanisasi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Selatan, Luhung Amin Firdaus, mengelompokkan dampak kemarau ini ke dalam dua kategori, yakni dampak langsung dan tidak langsung.

Dampak Langsung dan Tidak Langsung Kekeringan