Pak, Aku Mau Sekolah Seperti Wapres Gibran
Oleh: D’Utana — Pemerhati Lingkungan dan Kemasyarakatan dari Bangka Belitung
Penulis ditanya ananda, dan dari tulisan ini ingin melihat sisi realistis dari sebuah jenjang pendidikan yang viral saat ini. Dan tentunya, informasi ini jangan dipotong-potong.
Ada pertanyaan sederhana dari penulis: “Saya lulus SMP di Indonesia, bagaimana saya bisa dapat ijazah S1 di Singapura atau di Australia? Kurikulum apa yang saya pakai?”
Jawabannya, ternyata jika lulus SMP di Indonesia dan ingin memperoleh ijazah S1 (Bachelor’s Degree) dari Singapura atau Australia, jalurnya memungkinkan. Namun, Bapak perlu mengetahui bahwa ijazah SMP saja umumnya belum cukup untuk langsung masuk program S1. Bapak perlu memenuhi persyaratan pendidikan menengah atas atau mengikuti jalur penyetaraan dan persiapan akademik yang diakui universitas tujuan.
Dengan kata lain, bisa melanjutkan S1 namun harus mengikuti jalur persiapan akademik yang disiapkan universitas ini bisa dikatakan untuk mendapat pengakuan setara SMA/SMK. Dan tentunya, jika bisa lanjut S1 di Singapura atau di Australia, berarti sudah mengikuti jalur akademik yang diakui universitas setara SMA/SMK di Singapura atau Australia.
Selanjutnya, penulis dijelaskan jalur yang bisa ditempuh, termasuk kurikulum yang sebaiknya dipakai. Jalur pendidikan dari lulusan SMP menuju S1 terdiri dalam 3 tahapan:
Tahap 1 — Pendidikan Setara SMA
Umumnya 2–3 tahun, bergantung program dan jalur yang dipilih. Pilih salah satu: SMA/SMK di Indonesia, Paket C yang diakui, atau kualifikasi internasional seperti A-Level, IB Diploma, maupun Australian Year 12.
Tahap 2 — Persiapan Masuk Universitas
Sekitar 6–18 bulan, jika diperlukan. Ikuti foundation programme atau program persiapan akademik yang diterima universitas tujuan. Tidak semua foundation menerima lulusan SMP secara langsung.
Tahap 3 — Kuliah S1
Umumnya 3–4 tahun, tergantung jurusan dan negara. Setelah memenuhi persyaratan akademik, kemampuan bahasa Inggris, dan persyaratan lainnya, Bapak dapat mendaftar ke program sarjana.
Tentunya, banyak universitas di Singapura dan Australia yang menyediakan serta menawarkan program pendidikan tersebut.
Catatan Penting: Perlu diperhatikan, ijazah Paket C setara SMA di Indonesia tidak otomatis menjamin penerimaan di semua universitas Singapura atau Australia. Pengakuan dan persyaratan masuk tetap bergantung pada universitas serta jurusan yang dituju. Bila sudah lama lulus SMP dan sekarang berusia dewasa, jalurnya mungkin berbeda. Pengalaman kerja atau usia dewasa dapat dipertimbangkan oleh sebagian institusi, tetapi tidak otomatis menggantikan ijazah SMA.
Untuk kurikulum yang bisa digunakan dari SMP menuju S1 di Singapura dan Australia, jawabannya adalah ada tiga pilihan utama:

