Manusia Merdeka
Karya: Yak Dand
Hai yang bermental bebas
Berkata tidak untuk pengakuan
Berseru tidak untuk pujian
Hanya mengharap keridhoan-Nya
Hai pemilik kendali atas emosi
Yang mampu mengelola takut, cemas, marah
Hidup tanpa menjadi budak dari nafsu dan setan
Setenang riak air di anak sungai pegunungan
Hai pemikir kritis dan mandiri
Yang mampu menilai objektif
Tidak mudah diombang-ambing opini salah
Menikmati hidup dengan realistik
Hai penanggung jawab penuh
Yang sadar kebebasan bertindak
Yang ingat kebebasan berpendapat
Selalu ada tanggung jawab moral melekat
Hai penerima diri sendiri
Berani menjadi diri sendiri tanpa berpura-pura
Tidak takut tampil tanpa standar orang lain
Bergerak lepas dengan wajah aslinya
Kekasih-Nya bersabda,
Mereka berjiwa qonaah.
Mereka selalu merasa cukup
Mereka jauh dari ketamakan
Abu Bakar Sidiq meneladani manusia harus terbebas dari rantai penindasan fisik, agar mereka dapat menyembah Tuhan dengan penuh martabat dan sukarela
Umar bin Khattab berkata, “Sejak kapan kalian memperbudak manusia, sedangkan ibu-ibu mereka melahirkan mereka sebagai orang-orang yang merdeka?”
Usman bin Affan mencontohkan kedaulatan atas diri sendiri, serta terbebas dari jerat kemiskinan dan ketergantungan ekonomi yang menjerat
Ali bin Abi Thalib berpesan, “Janganlah engkau menjadi hamba bagi orang lain, sementara Tuhan telah menjadikanmu sebagai manusia yang merdeka”
Manusia merdeka,

