Karya: Yak Dand

Sudah berjuta detik berlalu
Rengek insan terpapar aurora surya
Adakah hikmah saat beragama
Diuji dalam tetes embun malam
Yang menguap cepat sebelum waktunya

Kala hampir senja saat awan mendung menari
Udara hangat sejak ufuk diserbu jerebu pekat
Bukan sejuk udara basah yang terhirup
Saat pintu dan jendela tersingkap
Diringi suara batuk kering dikejauhan

Sayup nada nada titik air di atas alas
Sejenak malu malu sesaat berseru menderu
Insan tertegun berharap ini nyanyian rindu
Akan titik banyu yang telah lama dinanti
Ada binar di mata menyebar menghangatkan mata hati