Ngeri-Ngeri Sadap
Oleh: Sang Peramu Aksara
Ada apa lagi ini, Yang Mulia?
Kalian tampak saling waspada.
Mendadak hari bersungut-sungut,
negeri carut-marut berlarut kusut.
Kami… rakyat terpana,
mengurung tanya di ruang kepala.
Drama kolosal apa lagi ini?
Kian brutal menjadi-jadi.
Negeri sebesar ini,
jadi wahana permainan pribadi.
Negara seindah surga,
rakyatnya lelah jiwa raga.
Si jelata menyadap karet dan damar
untuk bekal hidup tergencet dan memar.
Pak tua, si penyadap pinus serabutan,
menghidupi istri yang kurus dan penyakitan.
Kuakui, Tuan-tuan memang juara,
sanggup menyadap petinggi negara.
Siapa yang benar-benar penjahat?
Apa yang ingin kalian dengar dan lihat?
Halaman

