BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Koperasi dan UMKM Babel mendorong para petani memanfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG) agar para petani dapat keuntungan yang maksimal.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel Yulizar Adnan mengatakan komoditas lada di Babel merupakan komoditas pertanian yang berkualitas dan terkenal dengan merek dagang Muntok White Pepper dan menjadi tanaman budidaya masyarakat secara turun temurun.

“Di tahun 2020 lalu berdasarkan data BPS tercatat produksi lada di Babel sebanyak 33.921,12 ton. Agar petani lada tidak mengalami kerugian saat harga lada turun, Mei 2019 lalu Pemprov Babel telah memperkenalkan SRG untuk menguntungkan petani,” kata Yulizar kepada Timelines.id di Pangkalpinang, Jumat.

Baca Juga  Penyedia jasa Penjualan Tiket Konser Coldplay Bakal Dipanggil Bareskrim Polri, Ini Penyebabnya?

Melalui konsep SRG pemerintah melakukan kerjasama dengan koperasi untuk para petani agar dapat menyimpan ladanya. Petani dapat mengajukan pinjaman dana diperbankan dengan jaminan lada yang ada digudang dengan nominal maksimal 70 persen dari harga saat itu.

Dan para petani dapat menjual lada ketika harga membaik dan selisihnya akan dibagi sesuai kesepakatan. Dengan adanya SRG ini diharapkan dapat menstabilkan harga pasar dengan memfasilitasi cara penjualan yang menguntungkan petani.