PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Pangkalpinang mendorong perusahaan atau pelaku industri udang vaname di Babel dapat melakukan ekspor ke negara tetangga.

Kepala BKIPM Pangkalpinang, Dedy Arief Hendriyanto mengatakan tahun 2022 kemarim produksi udang vaname di Babel mencapai 20.000 ton, namun belum ada perusahaan yang melakukan ekspor.

“Selama ini udang vaname kita hanya dijual ke jakarta dan Lampung sehingga Babel yang punya udang tapi Jakarta dan Lampung yang punya nama,” kata Arief kepada Timelines.Id di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan melalui pelatihan, kerja sama antar pemerintah kabupaten kota, provinsi dan pusat serta kesadaran masyarakat akan implementasi hasil udang vaname ini sangat penting agar Babel dapat melakukan ekspor.

Baca Juga  Demokrat Babel Bahas Calon PAW Nico Plamonia, ada Nama Ismiryadi Dodot dan Firman