JAKARTA, TIMELINES.ID– Pihak Imigrasi melaporkan diduga 34 juta data paspor warga negara Indonesia (WNI) mengalami kebocoran.

Ditjen Imigrasi, Kementrian Hukum dan HAM, Silmy Karim menjelaskan soal kasus tersebut.

Menurut Silmy, saat ini data-data biometrik pada paspor milik masyarakat masih dalam kondisi yang rahasia.

Maka dapat dipastikan data masyarakat seperti pemindai retina, iris, fingerprint, face biometrik, voice recognition hingga DNA mmasih dalam status tidak bocor ke pihak lain.

Baca Juga  Evakuasi Tahap Pertama, 385 WNI Dievakuasi Dari Sudan Tiba di Indonesia