BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Humas PT Fenyen Agro Lestrasi (FAL) Roni Sinaga mengatakan, menurut info dari manajer kebun pada Senin (17/07) lalu melihat puluhan orang  di sekitaran kebun sawit PT FAL.

Aksi pengrusakan belum terjadi sehingga melanjutkan pekerjaannya lagi.

“Betapa terkejutnya kedua pegawai tersebut melihat pohon sawit banyak rusak bahkan tercabut dari tanah,”ungkapnya.

Setelah melihat kejadian pengrusakan itu PT FAL pada Sabtu (22/07) langsung melapor ke pihak Polres Basel atas kejadian ini, dan pada hari ini kedua pegawai serta manajer kebun di periksa sebagai saksinya.

“Karena jumlah pohon sawit yang dirusak sekitar 1300 lebih batang, jadi pihaknya melaporkan kejadian ini,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Riza Herdavid dan Wabup Debby Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H

Roni mengaku tidak tahu apa motif pengerusakan tersebut. Di sisi lain, PT FAL selalu terbuka apabila laporan pengerusakan dapat diselesaikan secara musyawarah dengan pihak perusahaan.

“Kami pihak perusahaan masih menerima apabila ingin diselesaikan secara musyawarah karena memang kita ingin merangkul masyarakat, karena memang para pekerja di PT Fal rata rata dari desa sekitar, seperti Serdang, Jeriji dan Kepoh,” tandasnya.

Dilansir, PT Fenyen Agro Lestari melaporkan dugaan pengrusakan kebun miliknya ke Polres Basel.

Dugaan pengrusakan itu terjadi pada Senin (17/6/2023) lalu. Atas laporan itu, Satreskrim Polres Bangka Selatan saat ini masih melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Tiyan Talingga melalui KBO Satreskrim, IPDA William Situmorang membenarkan adanya laporan pengrusakan kebun milik PT FAL yang berada di Desa Kepoh.

Baca Juga  Begini Kronologi Penangkapan 4 Pelaku Pengeroyokan di Desa Kepoh, Korban Alami Luka Bacok di Tangan dan Leher

“Iya benar, laporan oleh PT FAL ke Reskrim pada Kamis 20 Juli 2023 kemarin,” kata William, Minggu (23/7/2023).

Ia menyebutkan, laporan oleh PT FAL terkait dugaan pengrusakan kebun kelapa sawit di Desa Kepoh.

“Laporannya terkait dugaan pengrusakan perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.