KESEHATAN,TIMELINES.ID- Jagung menjadi salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi.

Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia.

Saat ini, Selain menjadi pakan ternak, jagung juga banyak diolah menjadi berbagai bahan makanan mulai dari makanan ringan, tepung hingga minyak rendah kolesterol.

Tak hanya itu, jagung juga bisa dinikmati secara langsung dengan cara direbus atau dibakar. Popularitas jagung biasanya naik saat menjelang akhir tahun sebab banyak masyarakat merayakan tahun baru dengan membakar jagung.

Dibalik rasanya yang sedikit manis sehingga mengenyangkan perut, ternyata kandungan nutrisi jagung cukup melimpah sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga  Gak Mau Kegiatan Terganggu Siklus Menstruasi, Cek Kalender Masa Subur Kamu Untuk Lima Manfaat Ini

Berdasarkan kandungan nutrisinya, berikut adalah berbagai manfaat jagung yang mungkin bisa Anda dapatkan.

1. Menjaga kesehatan mata

Si kuning manis dan gurih ini kaya dengan vitamin C dan vitamin B. Vitamin C pada jagung memberi manfaat dalam menunjang perbaikan sel, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memiliki sifat anti-penuaan. Sementara vitamin B berperan penting dalam pengolahan energi.

Menariknya lagi, meski mungkin terdengar mengejutkan, jagung merupakan sumber pangan yang kaya akan antioksidan dibanding banyak biji-bijian sereal lainnya, seperti lutein, zeaxanthin, asam ferulat, dan beta-karoten.

Karotenoid (lutein, beta-karoten, dan zeaxanthin) dikenal dapat mampu menunjang sistem imun tubuh dan telah terbukti sebagai vitamin yang penting untuk kesehatan mata. Tingginya kadar dua karotenoid ini dalam darah sangat terkait dengan penurunan risiko dari degenerasi makular dan katarak.

Baca Juga  Manfaat dan Dampak Garam Bagi Kesehatan Bisa Tingkatkan Risiko Osteoporosis

2. Mengandung gula yang aman untuk gula darah

Komposisi nutrisi utama jagung adalah karbohidrat, sehingga cocok untuk makanan pokok. Namun tidak seperti kandungan karbohidrat olahan dalam roti atau nasi putih yang cepat menguras energi, karbohidrat pada jagung memberikan suplai energi yang stabil dan tahan lama.

Ini karena karbohidrat yang terkandung dalam jagung adalah jenis karbohidrat kompleks. Selain itu, jagung juga mengandung serat dan protein. Kombinasi ketiga nutrisi dalam jagung ini membuatnya lambat dicerna oleh tubuh.